PUSAT PENGEMBANGAN PUSTAKAWAN

"Mewujudkan Pustakawan Professional Sesuai dengan Jenjang Jabatannya"
daftar forum | lupa password
Dengan mendaftar sebagai pengguna,
Anda akan dapat mengakses beragam fitur dalam situs ini,
di antaranya: jurnal online, forum diskusi
diposting oleh: Rudianto

Bimtek Pembinaan Tenaga Pengelola Perpustakaan di Semarang

Bimtek Pembinaan Tenaga Pengelola Perpustakaan di Semarang

SEMARANG – Perpusnas bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan Propinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Bimtek Pembinaan Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan di 34 propinsi seluruh Indonesia. Pengelola perpustakaan sekolah dituntut untuk menguasai literasi informasi. Yaitu, kemampuan kemampuan untuk mengetahui kapan ada kebutuhan untuk informasi, untuk dapat mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, dan menggunakan informasi tersebut dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Dengan kemampuan tersebut, pustakawan akan mampu memaknai dan mengemas informasi sehingga bisa disampaikan ke pengunjung perpustakaan.

Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI, Supriyanto mengatakan, di  era  digital,  informasi   begitu   mudahnya   dibuat,   disebarkan   dan   ditelusuri. “Hal ini  menyebabkan ruang-ruang virtual dipenuhi banyaknya informasi, baik yang bermanfaat untuk tumbuh kembang   siswa   maupun   yang   berbahaya   bagi   tumbuh   kembang   siswa,” katanya saat pembukaan Pembinaan Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah di Hotel Grandhika, Rabu (7/3).

Bimtek yang digelar Perpustakaan Nasional RI ini diikuti 120 orang tenaga pengelola perpustakaan dari SMA/ MA di Jateng. Kegiatan dibuka Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakan Jateng M Masrofi.Masrofi berharap agar tenaga pengelola perpustakaan yang diberikan pengetahuan dan keterampilan dapat mengoptimalkan peran perpustakaan sekolah dalam literasi informasi. Caranya dengan “memaksa” siswa untuk membaca. “Minat baca di Indonesia tertinggal 45 tahun dibandingkan negara-negara maju. Maka untuk mengejar ketertinggalan itu harus dilakukan secara dini melalui para siswa,” ungkapnya.

Pada Bimtek Tenaga Pengelola Perpustakaan Sekolah ini, peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan sekolah. Peserta juga diajarkan bagaimana membuat program literasi di perpustakaan sekolah, dan menyeleksi koleksi yang sesuai. “Selain itu, berkolaborasi dengan guru dan membimbing siswa untuk menemukan informasi yang valid di era digital ini,” ujarnya. Materi kedua adalah kemas ulang informasi, yaitu membantu tugas guru dengan menyajikan pelajaran dan bahan bacaan pengayaan secara lebih interaktif menggunakan computer. (rud)