PUSAT PENGEMBANGAN PUSTAKAWAN

"Mewujudkan Pustakawan Professional Sesuai dengan Jenjang Jabatannya"
daftar forum | lupa password
Dengan mendaftar sebagai pengguna,
Anda akan dapat mengakses beragam fitur dalam situs ini,
di antaranya: jurnal online, forum diskusi
diposting oleh: Rudianto

Laporan Singkat Pelaksanaan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2018

 Laporan Singkat Pelaksanaan Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2018

Jakarta - Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional adalah ajang rutin tahunan yang digelar oleh Perpustakaan Nasional RI. Tahun 2018, kegiatan ini diikuti oleh 29 Pustakawan Terbaik Tingkat Provinsi  yang akan berkompetisi untuk meraih predikat Pustakawan Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2018. Kegiatan berlangsung di Hotel Amir Oasis Jakarta 13 sd 19 Agustus 2018. Sementara 5 provinsi yang tidak mengirimkan wakilnya adalah Kepulauan Riau, Papua Barat, Sulawesi Barat, Gorontalo, dan Kalimantan Utara.

Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional dibuka oleh M. Syarif Bando Kepala Perpustakaan Nasional pada tanggal 13 Agustus 2018 dengan didahului penampilan Tim Angklung SD Labschool FIP UMJ. Tim Angklung membawakan 5 lagu secara midley yaitu Lagu Mars Perpustakaan, Ayo Membaca, Ayam Den Lapeh dan Rayuan Pulau Kelapa. Seluruh yang hadir sangat terhibur ditandai dengan tepuk tangan meriah disetiap selesai memainkan satu lagu. Kepala Perpustakaan Nasional sangat bangga dengan anak-anak yang mampu menampilkan angklung dengan bagus dan indah didengar. Menurut Kepala Perpusnas angklung memiliki filosofi yang sangat mendalam dimana jika dimainkan dengan penuh penghayatan dan penjiwaan akan menghasilkan irama yang indah dan menentramkan hati.

Dalam sambutannya pula, Kaperpusnas menyinggung tentang peran pustakawan dalam memobilisasi pengetahuan kepada pemustaka. Ia mengugkapkan di tahun 2018, Perpustakaan Nasional RI mengusung slogan "Pustakawan Bergerak". Pustakawan harus menjadi agen perubahan di masyarakat dengan memobilisasi pengetahuan (knowledge mobilization). "Mobilisasi pengetahuan bukan sekedar membawakan buku, melainkan memberikan informasi yang tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik," tutur Muhammad Syarif Bando.

Selanjutnya para pustakawan terbaik tingkat provinsi yang berjumlah 29 orang, menjalani proses karantina sejak tanggal 13 s.d. 19 Agustus 2018, mulai dari tes kognitif, wawancara, presentasi, diskusi, dan kegiatan lainnya yang sudah dirancang oleh panitia. Selama proses karantina berlangsung para peserta dilarang meninggalkan hotel. Dewan juri kali ini beranggotakan praktisi dan akademisi di bidang perpustakaan , berjumlah 7 orang terdiri atas Dedi Junaedi, Zulfikar Zen, Utami Budi Rahayu, Ida Fajar Priyanto, Agus Rusmana, Welmin S. Ariningsih, dan Sri Sularsih.

Setelah dilaksanakan proses penjurian oleh para juri, tiba saatnya pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada 17 Agustus 2018. Terpilih sebagai Pemenang Terbaik Pertama Anang Fitrianto Sapto Nugroho (Daerah Istimewa Yogyakarta), Pemenang Terbaik Kedua Santoso Mahargono (Jawa Timur), Pemenang Terbaik Ketiga Tunardi (Jawa Tengah), Pemenang Harapan Pertama Rika Yuliant (Jawa Barat), Pemenang Harapan Kedua Hariyah (DKI Jakarta), dan Pemenang Harapan Ketiga Putra Pratama (Kep. Bangka Belitung). Acara pengumuman sekaligus penutupan ditutup oleh Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Woro Titi Haryanti. Dalam sambutan penutupnya, Woro mengatakan merasa bangga dan senang bisa hadir di antara pustakawan-pustakawa terbaik dari 29 provinsi. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi ajang saling sharing, dan membawa ilmu ke tempat masing-masing.

Kegiatan lainnya di sela-sela kegiatan yang dilakukan oleh peserta antara lain 3 orang peserta mengikuti detik-detik proklamasi di Istana Negara, sedangkan peserta lainnya mengikuti upacara bendera di Perpustakaan Nasional di Salemba. Selanjutnya tabur bunga renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kalibata, dan terakhir mengunjungi Gedung baru Perpusnas di Marsela (rud).