PUSAT PENGEMBANGAN PUSTAKAWAN

"Mewujudkan Pustakawan Professional Sesuai dengan Jenjang Jabatannya"
daftar forum | lupa password
Dengan mendaftar sebagai pengguna,
Anda akan dapat mengakses beragam fitur dalam situs ini,
di antaranya: jurnal online, forum diskusi
diposting oleh: Khosyi Maulana

Pustakawan Indonesia bersinar di CONSAL XVII

Pustakawan Indonesia bersinar di CONSAL XVII

Myanmar, 4 Mei 2018. Perhelatan Congress of South East Asia Librarian yang ke-17 diselenggarakan (2-4 mei 2018). Pustakawan Indonesia turut berpartisipasi sebagai pemakalah maupun peserta. Selain sesi pemaparan makalah, diskusi dan konsolidasi pustakawan Asia Tenggara, Consal mengumumkan pemenang Consal Outstanding Librarian Award tahun 2018. Adalah Ahmad Syawqi, Pustakawan dari UIN Antasari, terpilih mendapatkan medali perak bersama dengan 3 pustakawan dari negara lain. Ahmad Syawqi, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Daerah Kalimantan Selatan, merupakan salah satu kandidat termuda dan berhasil membuktikan bahwa pustakawan Indonesia yang masih muda dapat berprestasi di regional ASEAN.
Bagi Ahmad Syawqi yg bekerja di perpustakaan perguruan tinggi, pustakawan di perguruan tinggi harus mampu mengamalkan tri dharma perguruan tinggi, hal ini dibuktikan olehnya melalui pendirian Rumah Pintar di rumahnya sebagai sarana menumbuh kembangkan budaya baca di lingkungannya, selain itu ia juga banyak menulis di Koran lokal Kalimantan mengenai perpustakaan dan isu-isu yang sedang hangat di masyarakat agar dapat membumikan perpustakaan di bumi Borneo. Ahmad Syawqi, terpilih mewakili Indonesia melalui proses pemilihan utusan Indonesia untuk Consal Outstanding Librarian Award tahun 2018. Syawqi terpilih dari 8 peserta yang merupakan 3 besar Pustakawan Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015-2017.

Prestasi Ahmad Syawqi di tingkat ASEAN merupakan suatu kebanggaan bagi Dunia Kepustakawanan Indonesia. Semoga prestasi Ahmad Syawqi menjadi pelecut semangat untuk Pustakawan Indonesia dalam berkarir dan berkarya bagi kemajuan Indonesia. (KM)

 

Foto oleh Muhammad Irsyad Al Fatih