PUSAT PENGEMBANGAN PUSTAKAWAN

"Mewujudkan Pustakawan Professional Sesuai dengan Jenjang Jabatannya"
daftar forum | lupa password
Dengan mendaftar sebagai pengguna,
Anda akan dapat mengakses beragam fitur dalam situs ini,
di antaranya: jurnal online, forum diskusi
diposting oleh: Yudho Widiatmono

Sertifikasi Pustakawan di UGM Yogyakarta

Sertifikasi Pustakawan di UGM Yogyakarta

Pada selasa 26 Juli 2016 telah dilaksanakan pembukaan sertifikasi bagi pustakawan di lingkungan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Acara dibuka oleh Bpk.Ratminto selaku Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Gadjah Mada. Pada sambutannya beliau mengutarakan bahwa pustakawan merupakan core bussiness inti dari Universitas Gadjah Mada, dengan meningkatkan mutu pustakawan di UGM maka akan meningkatkan mutu kualitas pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Beliau juga menyampaikan bahwa saat ini UGM sedang berupaya meningkatkan peringkat UGM di tingkat nasional dan internasional, maka peran perpustakaan menjadi sangat penting guna menunjang serta mendukung proses perkuliahan di UGM.

Pelaksanaan sertifikasi pustakawan di Universitas Gadjah Mada merupakan kedua kalinya setelah sebelumnya pada tahun 2015 UGM mengajukan 30 pustakawannya untuk di sertifikasi yang hasilnya sangat menggembirakan dengan tingkat kelulusan 99%. Dengan bekerja sama dengan LSP Pustakawan, pelaksanaan sertifikasi di UGM dibiayai secara mandiri oleh Universitas Gadjah Mada. Pada tahun ini sertifikasi pustakawan di UGM diikuti oleh 15 orang pustakawan dari berbagai perpustakaan fakultas yang ada dan akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 26 -27 Juli 2016 dengan peserta seleuruhnya berjumlah 15 orang dengan kualifikasi kompetensi yang dujikan adalah klaster pengembangan koleksi, pengolahan bahan pustaka dan Layanan perpustakaan.

Sertifikasi pustakawan merupakan program pemerintah yang di prakarsai Perpustakaan Nasional selaku leading sektor perpustakaan di seluruh Indonesia untuk memajukan perpustakaan melalui pengembangan sumber daya manusia perpustakaan dengan proses penyetaraan kompetensi melalui sertifikasi yang dasari pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Bidang Perpustakaan. Pelaksanaan Sertifikasi Pustakawan juga merupakan bentuk pelaksanaan atas Undang Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Saat ini pelaksanaan sertifikasi masih dilakukan oleh LSP Pustakawan sebagai lembaga independen dan pemegang lisensi BNSP atas sertifikasi bagi pustakawan, dan Perpusnas terus mendorong instansi instansi perpustakaan untuk dapat mensertifikasi pustakawannya agar mutu dan kualifikasi pengelola perpustakaan sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional indonesia bidang perpustakaan. 

 

Yudho/Ilus