PUSAT PENGEMBANGAN PUSTAKAWAN

"Mewujudkan Pustakawan Professional Sesuai dengan Jenjang Jabatannya"
daftar forum | lupa password
Dengan mendaftar sebagai pengguna,
Anda akan dapat mengakses beragam fitur dalam situs ini,
di antaranya: jurnal online, forum diskusi
diposting oleh: HendraSetiawan

TATA CARA MENGIKUTI UJI KOMPETENSI PUSTAKAWAN

Uji Kompetensi Pustakawan dilaksanakan berdasarkan Pasal 33 Ayat (1) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang merupakan kewajiban yang harus dipenuhi bagi Pustakawan yang akan naik Jenjang Jabatan setingkat lebih tinggi. Pelaksanaan uji kompetensi mengacu pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional RI tentang standar kompetensi jabatan fungsional Pustakawan dan pedoman pelaksanaan uji kompetensi.

A. Persyaratan Peserta:

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan menduduki Jabatan Fungsional Pustakawan;

Kategori Pustakawan

Jabatan

Pangkat Palling Rendah

Pustakawan Keterampilan

Pustakawan Pelaksana/ Pustakawan Terampil

Pengatur II/d

Pustakawan Pelaksana Lanjutan/

Pustakawan Mahir

Penata Muda Tingkat I (III/b)

Pustakawan Penyelia

Penata Tingkat I (III/d)

Pustakwaan Keahlian

Pustakawan  Pertama/ Pustakawan Ahli Pertama

Penata Muda Tingkat I (III/b)

Pustakawan Muda/

Pustakawan Ahli Muda

Penata Tingkat I (III/d)

Pustakawan Madya/

Pustakawan Ahli Madya

Pembina Utama Muda (IV/c)

 

B. Tata Cara Pendaftaran

1. Mengisi formulir pendaftaran uji kompetensi (dengan jelas): download: FORM-UKP

2. Mengisi daftar Riwayat Hidup : download DRH

3.  Melengkapi kelengkapan dokumen:

      a. Foto berwarna (3x4) sebanyak 2 buah yang tidak memudar dan tidak diperkenankan di stapler serta dimasukan ke dalam plastik; 1 buah ditempelkan pada Daftar Riwayat Hidup sebagai identifikasi; 1 buah untuk Sertifikat Uji Kompetensi (bagian belakang ditulis nama jelas calon peserta, NIP, dan instansi).

      b. Fotokopi KTP dan Karpeg 1 (satu) buah

      b. Fotokopi SK Jabatan, 1 (satu) buah.

      c. Fotokopi SK Pangkat terakhir), 1 (satu) buah.

      d. Fotokopi PAK terakhir, 1 (satu) buah

      e. Fotokopi Surat Pernyataan Masih Menduduki Jabatan Fungsional Pustakawan yang terakhir, 1 (satu) buah.

      f. Fotokopi Ijazah Terakhir

      g. Asli Surat Izin/Rekomendasi yang ditandatangani atasan langsung (dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan) . Download Contoh Surat Rekomendasi

 

4. Seluruh dokumen persyaratan sesuai urutan 1 - 3 distapler dan dimasukan ke dalam Map Kertas: dengan identifikasi warna (Contoh: Map),

     a. Pustakawan Terampil ke Pustakawan Mahir warna Kuning

     b. Pustakawan Mahir ke Pustakawan Penyelia warna Hijau

     c. Pustakawan untuk Alih Kategori warna Coklat

     d. Pustakawan Ahli Pertama ke Ahli Muda warna Merah

     e. Pustakawan Ahli Muda ke Ahli Madya warna Biru

     f. Pustakawan Ahli Madya ke Ahli Utama warna  Biru Muda

5. Pendaftaran dilakukan di Tempat Uji Kompetensi terdekat

 

C. Jadawal Pelaksanaan 

Pelaksanaan uji kompetensi di Jakarta dilakukan 2 (dua) kali setiap bulannya, pada hari rabu minggu pertama dan minggu ketiga, dengan     durasi waktu 150 menit, dimulai sekitar pukul 09.00. Peserta yang memenuhi persyaratan diharapakan melakukan pendaftaran paling lambat 6 bulan sebelum naik Jabatan.

Sedangkan uji kompetensi di daerah dapat menghubungi Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi masing-masing.

Peserta di daerah yang mengikuti di Jakarta dapat mengirimkan berkas pendaftarannya ke:

Sdr. Hendra Setiawan

Perpustakaaan Nasional RI, Jl. Selamba Raya No. 28 Jakarta Pusat 10410

HP: 0812-8181-3323

Informasi lanjut uji kompetensi Pustakawan dapat menghubungi Bidang Akreditasi Pustakawan, Telp./Faks: 021-390-1013; WhatsUp: 0812-8181-3323 (Hendra Setiawan); Email : uji_kompetensi@perpusnas.go.id

 

D. Penerbitan Sertifikat

Estimasi waktu penerbitan sertifikat setelah pelaksanaan uji kompetensi mengikuti langkah berikut ini:

1. Validasi data yang melekat sertifikat, nama (gelar), NIP, tempat tanggal lahir, pangkat/golongan, jabatan, tujuan uji kompetensi. Estimasi waktu disesuaikan dengan jumalah peserta atau sekitar 2 - 3 hari.

2. Pengolahan Hasil Uji kompetensi, estimasi waktu sekitar 1 hari

3. Rekomendasi dan keputusan hasil uji oleh pejabat yang berwenang, estimasi waktu 2 - 3 hari.

4. Pencetakan sertifikat, penempelan foto, fotokopi legalisir dan pengalihmediaan sertifikat, Estimasi 1 - 2 hari

5. Persiapan pengiriman, 1 hari, waktu pengiriman ke tempat tujuan estimasi waktu 2 - 3 hari.

Total waktu perkiraaan penerbitan sertifikat : 7 s.d. 12 hari kerja atau paling cepat 2 minggu setelah pelaksanaan uji kompetensi.

 

E. Kisi-Kisi Materi Uji Kompetensi

Materi uji kompetensi Pustakawan merupakan alat ukur untuk mengetahui kompetensi Pustakawan sesuai jenjang jabatan yang akan diduduki, mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja sesuai Standar Kompetensi Kerja Jabatan Fungsional Pustakawan yang ditetapkan.

Berikut rincian materi uji kompetensi Pustakawan sesuai jenjang Jabatan Fungsional Pustakawan yang akan diduduki

Pustakawan Terampil, meliputi:

  1. pengembangan koleksi
  2. membuat desiderata  
  3. meregistrasi bahan perpustakaan
  4. menyusun daftar tambahan (accession list) bahan perpustakaan
  5. melakukan pengolahan bahan perpustakaan
    • melakukan katalogisasi salinan
    • melakukan alih data bibliografis
    • membuat kelengkapan bahan perpustakaan
  6. melakukan layanan perpustakaan
    • mengelola jajaran koleksi perpustakaan (shelving)
    • melakukan layanan peminjaman dan pengembalian koleksi

Pustakawan Mahir, meliputi:

  1. melakukan pengolahan bahan perpustakaan
  2. melakukan katalogisasi deksriptif tingkat satu.
  3. melakukan layanan perpustakaan
  4. menyediakan koleksi di tempat.
  5. melakukan layanan bahan pandang dengar.
  6. melakukan layanan storytelling.
  7. membuat statistik perpustakaan.
  8. melakukan promosi perpustakaan.

Pustakawan Penyelia, meliputi:

  1. melakukan survei sederhana kebutuhan informasi pemustaka
  2. melakukan pengolahan bahan perpustakaan
    • melakukan katalogisasi deksriptif bahan perpustakaan tingkat dua.
    • melakukan klasifikasi ringkas dan menentukan tajuk subjek.
    • membuat anotasi koleksi perpustakaan berbahasa Indonesia.
  3. melakukan layanan perpustakaan
    • melakukan layanan referensi cepat (quick reference).
    • melakukan penelusuran informasi sederhana.

Pustakawan Ahli Pertama, meliputi:

  1. melakukan pengolahan bahan perpustakaan.
    • melakukan katalogisasi deskriptif bahan perpustakaan tingkat tiga.
    • membuat anotasi (aspek kritis penilaian pada pembuatan anotasi).
    • membuat abstrak indikatif berbahasa Indonesia atau berbahasa daerah.
    • menyusun literatur sekunder (bibliografi, kumpulan abstrak dan indeks).
  2. melakukan pelayanan pemustaka
    • mengelola layanan sirkulasi.
    • mengelola layanan storytelling.

Pustakawan Ahli Muda, meliputi:

  1. melakukan pengembangan koleksi
    • melakukan survei kebutuhan informasi pemustaka.
    • melakukan seleksi bahan perpustakaan.
    • melakukan evaluasi koleksi perpustakaan (studi kasus survei kebutuhan informasi pemustaka).
  2. melakukan pengolahan bahan perpustakaan
    • melakukan klasifikasi kompleks dan menentukan tajuk subjek.
    • membuat tajuk kendali nama badan koorporasi.
    • membuat tajuk kendali nama orang.
    • membuat tajuk kendali nama geografi.
    • membuat abstrak indikatif.
    • membuat abstrak informatif.
    • menyusun literatur sekunder (membuat direktori).
  3. melakukan pelayanan pemustaka
    • melakukan penelusuran informasi kompleks (studi kasus).
    • menyusun dan menyebarkan informasi terseleksi.
  4. melakukan kajian kePustakawanan
    • melakukan  kajian kePustakawan bersifat sederhana (taktis operasional).

Pustakawan Ahli Madya, meliputi:

  1. melakukan pengembangan koleksi
    • mengelola koleksi perpustakaan hasil penyiangan.
  2. melakukan pengolahan bahan perpustakaan
    • membuat panduan pustaka (pathfinder).
    • membuat tajuk kendali subjek.
    • melakukan abstrak informatif berbahasa asing.
  3. melakukan pelayanan pemustaka
    • melakukan bimbingan pemustaka dalam bentuk literasi informasi.
    • mengelola layanan e-resources.
    • melakukan bimbingan penggunaan sumber referensi.
  4. melakukan kajian kePustakawanan
    • melakukan pengkajian kePustakawan bersifat kompleks (strategis sektoral).
  5. melakukan pengembangan kePustakawanan
    • melakukan publisitas melalui media cetak dalam bentuk sinopsis.
  6. penganalisisan/pengkritisian karya kePustakawan
    • menganalisis/membuat kritik karya sistem kePustakawanan.

Pustakawan Ahli Utama, meliputi:

  1. melakukan kajian kePustakawanan
    • melakukan pengkajian kePustakawan bersifat kompleks (strategis nasional).
  2. pengembangan kePustakawanan
    • mengidentifikasi potensi wilayah untuk penyuluhan tentang pengembangan kePustakawanan.
  3. penganalisisan/pengkritisian karya kePustakawan
    • menyempurnakan karya kePustakawanan
  4. penelaahan pengembangan sistem kePustakawanan
    • menelaah sistem kePustakawanan

 

 

UNDUH LAMPIRAN KONTEN