Hubungi Kami

Jl. Salemba Raya 28A Jakarta Pusat 10430, Indonesia
0800 1737787     pustakawan.perpusnas.go.id
Pustakawan dan New Normal
Ditulis Oleh: Muhamad Qodir Shodiq

Jakarta, 26 Juli 2020 -- Masa transisi dari pandemi kini sedang kita rasakan. Masyarakat sekarang berada dalam keadaan normal baru atau yang lebih dikenal dengan new normal, yaitu bentuk adaptasi tetap beraktivitas dengan mengurangi kontak fisik dan menghindari kerumunan ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid 19. Pustakawan sebagai penyedia informasi akan kembali membuka perpustakaan, pemustaka dapat kembali mengunjungi perpustakaan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Pada era new normal, pustakawan harus membuat aturan baru untuk pemustaka dalam perpustakaan. Seperti pembatasan pengunjung perpustakaan, atau penataan ruang baca sesuai dengan aturan normal baru.

Masa normal baru di perpustakaan harus tetap dirasakan nyaman oleh pengunjung perpustakaan. Meskipun ada pembatasan jarak, layanan yang maksimal pustakawan dalam menyediakan informasi harus tetap dilakukan, demi terpenuhinya kebutuhan informasi pemustaka. Konsep layanan dan kegiatan perpustakaan harus mengutamakan faktor kesehatan dan keamanan bersama, yaitu pemustaka dan pustakawan. Layanan yang baik untuk pengunjung pemustaka dilakukan dengan menyesuaikan protokol kesehatan. Sebagai contoh,  Pustakawan saat melayani pemustaka yang berkunjung langsung di perpustakaan harus selalu menjaga jarak, menggunakan masker, sarung tangan, face shield, dan menyediakan hand sanitizer.

Dalam kondisi new normal/normal baru ini layanan perpustakaan secara tatap muka harus dikurangi dan lebih efektif dilakukan secara online. Misalnya, pustakawan dapat memberikan layanan referensi secara online berupa konsultasi atau memberikan informasi untuk pemustaka melalui media sosial atau e-mail yang digunakan oleh pustakawan tersebut. Layanan tersebut juga harus dibuatkan jadwal pelaksanaan, agar dapat dilakukan dalam jam kerja guna tidak mengganggu privacy pustakawan.

Jika mengharuskan untuk membuka perpustakaan dan melakukan layanan secara langsung, pustakawan harus melakukan inovasi ruang perpustakaan. Mengatur akses ke rak buku serta mengatur ulang meja baca, ruang diskusi atau ruang komputer agar terdapat jarak antar pemustaka.

Mempunyai peran penting sebagai penyaji dan penyedia informasi untuk masyarakat, seorang pustakawan harus selalu siap dalam melaksanakan tugasnya. Memberikan layanan yang prima kepada pemustaka senantiasa dilakukan untuk mengubah perspektif sebagian masyarakat yang belum begitu mengenal dekat pustakawan atau tenaga perpustakaan. Pustakawan harus selalu ramah dalam memberikan pelayanan terhadap pemustaka atau pengunjung perpustakaan yang heterogen.

 

Referensi

Dany Garjito. 2020. Arti New Normal, Panduan Lengkap New Normal, dan Kritik dari Politikus. Diakses pada tanggal 22 Juli 2020 melalui https://www.suara.com/news/2020/05/27/145334/arti-new-normal-panduan-lengkap-new-normal-dan-kritik-dari-politikus