Hubungi Kami

Jl. Salemba Raya 28A Jakarta Pusat 10430, Indonesia
0800 1737787     pustakawan.perpusnas.go.id
JNB Tairas : Tokoh Katalogisasi dan Klasifikasi Indonesia
Oleh: Djoko Prasetyo
Sumber Gambar: http://dprasta.blogspot.com/2011/12/jnb-tairas.html Perkembangan ilmu pengetahuan, tidak akan terlepas dari perjuangan ataupun sumbangsih seorang tokoh dalam bidang ilmu pengetahuan tersebut. Dalam makalah ini, penulis akan menguraikan secara singkat tentang tokoh di bidang p
Kartini Perpustakaan Di Indonesia : Mastini Hardjoprakoso
Oleh: Mariska Duwi Arifin Putri (MDAP)
Jakarta, 8 Mei 2020. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan, yang dimaksud dengan pustakawan adalah seseorang yang memiliki kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan dan/atau pelatihan kepustakawanan serta mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan penge
Mengenal Justin Winsor, Sang Pendiri ALA
Oleh: Isti Sulastari
Photo: “Justin Winsor” by Encyclopaedia Britannica. Courtesy of the Library of Congress, Washington, D.C Sebagai pustakawan, tidaklah asing mendengar kata ALA yang merupakan singkatan dari American Library Association. Produk-produk organisasi ini kerap dimunculkan dalam berbagai daftar
Hernandono dan Kiprahnya di Perpustakaan Nasional RI
Oleh: Kamilah Kinanti
Hernandono adalah Kepala Perpustakaan Nasional RI ke-2. Ia memulai karir kepustakawanannya di bagian Dokumentasi Madjelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI) yang merupakan cikal bakal Pusat Dokumentasi dan Infomrasi Ilmiah (PDII) LIPI. Pendidikan kepustakawannya diawali dengan memperoleh gelar Sa
Sosok Santoso Mahargono, Pustakawan yang Hobi Berpuisi
Oleh: Mariska Duwi Arifin Putri (MDAP)
Malang. Pada era informasi seperti sekarang ini, kompetensi pustakawan seharusnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan informasi pemustakanya. Pustakawan diharapkan memiliki banyak kompetensi yang tidak hanya berkaitan dengan Ilmu Perpustakaan, Ilmu Informasi, dan Kepustakaan saja. Pustakawan
Mengenal Sosok ARS, Pustakawan Ahli Utama IPB
Oleh: Rudianto
Jakarta - Pustakawan harus menyiapkan diri agar mampu mengemban semua tugas unit-unit layanan informasi. Universitas yang memproduksi calon pustakawan harus mengembangkan kurikulumnya sehingga calon pustakawan yang dihasilkan dapat memenuhi tuntutan pengguna lulusan. Lembaga-lembaga Diklat juga